Merawat Keindahan Payudara Sejak Dini di Eva Beaute Center

By Elisabeth G - 4:19:00 AM


Belum selang beberapa hari kemarin aku menginjak umur yang baru. Suatu kenyataan yang bukan aku saja yang harus alami, tapi kita semua. Menua. Bagi kebanyakan wanita, mendengar kata "tua" "menua" atau "penuaan" biasanya hal yang paling sensitif. Keindahan dan kecantikan yang dimiliki pasti akan termakan waktu dan zaman seiring bertambahnya umur, termasuk bagian sensitif. Payudara.

Payudara bagi aku salah satu bagian yang paling sensitif, sehingga keindahan dan bentuknya perlu dirawat. Masih single, bukan jaminan bentuk yang dimiliki masih seindah remaja kemarin. Balik lagi, termakan waktu. Walaupun bentuk yang aku miliki mungkin bukan idaman kebanyakan pria, but i dont care about that aku lebih mementingkan nilai estetika dari sudut pandang mata aku pribadi serta jaminan di hari tua nanti (supaya suami gw kelak gak kepengen "jajan" mulu krn gw sudah tidak semenggairahkan dulu).

Entah sudah berapa lama aku tidak menikmati weekend. Akhirnya sabtu yang lalu, ingin memanjakan diri dengan melakukan breast treatment di Eva Beaute Center. Pasti masih asing ya di telinga, iya soalnya Eva Beaute Center ini belum lama buka dan launching di akhir tahun 2018 kemarin.  

Metode perawatan ini terbilang aman sih karna tidak perlu melakukan operasi ataupun memasukan cairan ke dalam tubuh. Hanya dengan menggunakan mesin khusus dari Jepang yang dapat mengeluarkan sinar Xenon
. Sinar Xenon dipakai karena memiliki rentang panjang gelombang yang luas dari inframerah dekat hingga inframerah jauh yang dapat memperkuat elastisitas ligamen suspensorium payudara, meningkatkan daya penyerapan nutrisi sel-sel lemak, dan mencapai efek penginggian payudara.

Sebelum melakukan treatment di Eva Beaute Center ini, aku harus bikin appoinment terlebih dulu. Nah, supaya biar kaya orang kebanyakan, aku sengaja memilih weekend dan mengosongkan jadwal sabtuku dengan kerjaan. Lokasinya berada tepat di pusat kota kok jadi nyuri-nyuri kerja dikit bisa sih, di Apartemen Thamrin Residence. Sesampainya disana pun aku langsung dijemput oleh pihak Eva Beaute nya untuk naik keatas.

 Pemandangan yang simple minimalis memanjakan mataku sesampainya disana. Awalnya memang kita diharuskan mengisi form yang berisi pemberitahuan kondisi tubuh yang tidak dianjurkan untuk ikut treatment. Jika badan kita sehat dan memenuhi syarat, kita tanda tangan form tersebut.

Tidak lama selang itu, setelahnya aku dibawa masuk ke sebuah ruangan untuk perawatan. Perawatan yang akan dilakukan yaitu Japanesse Boost TreatmentJust fyi, ruangan ini udah pasti steril dari kaum adam ya. Why? Karena disini kita diminta untuk topless dan menempelkan nipple cover di bagian aerola. Setelah menanggalkan semua pakaian bagian atasku, aku diminta berbaring di kursi ala dokter gigi gitu (i dont know the name) sambil mengangkat tangan ke atas kepala. Wait. Coba stop dibagian sini dulu. Sebelum dilanjut, andaikan ada kaum adam yang baca, please keep your imagination. This is not xxx content yes. Ya kalo mau ngebayangin style nya persis deh kaya Kate Winslet pas lagi dilukis sama Leonardo Dicaprio di film Titanic.

Oke sudah terlalu jauh melenceng. Back to the topic. Sampai mengangkat tangan ke atas kepala. Step selanjutnya bagian payudara diolesi oleh soothing gel yang kasih effect cooling. Kemudian langsunglah mesin yang sudah aku jelaskan dibagian atas tadi ditempel ke payudara dan digerakan memutar. Sama ajasih seperti dipijet pake tangan, bedanya ini pakai mesin. Enakan mana? Hem, pertanyaan yang sulit. (sudah abaikan dan lupakan!)

Treatment ini berlangsung 15 menit saja untuk satu payudara. Jadi untuk keseluruhannya akan memakan waktu kurang lebih 30 menit. Setelah selesai bermain dengan mesin itu, gel-gel yang dilumuri dibagian payudara dibersihkan dengan spatula dan disemprotkan air seperti body mist. Oia perawatan ini tidak menimbulkan rasa sakit sekali. Mesin nya panas memang, tp tidak sakit sama sekali. Mungkin itu efek dari sinar merahnya juga kali ya. Makanya kita dan si therapist diwajibkan memakai kacamata hitam anti sinar.

Ini adalah kali pertama aku melakukan breast treatment. Sudah pasti tidak akan ada perubahan yang signifikan. Ini kan bukan magic yang tiba-tiba gede kaya Pamela Anderson, or siapapun itu lah. Cuma bukan disitu juga sih point pentingnya. Payudara bisa terus terjaga kekencangannya is enough for me. Perawatan ini harus dilakukan rutin dan berkala sih kayaknya agar hasilnya maksimal. Setidaknya dibutuhkan 5-10x treatmentlah agar mendapatkan bentuk payudara impian, dan hasilnya pun akan permanen.

 Nah ini dia therapist yang baik dan sabar menghadapi kebawelan aku, dr. Fafa yang juga menjelaskan ke aku, treatment ini pun harus diimbangi dengan gaya hidup yang sehat. Fyi, payudara itu tidak bertulang jadi paling cepat berubah bentuk. Oleh karna itu, beliau menyarankan aku untuk datang kembali 2 minggu setelah perawatan pertama.

Well, this is my experience. Oh ya, treatment ini ini pun dapat memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menstabilkan hormon juga ternyata. Nah, buat kalian ladies yang ngakunya peduli dengan penampilan, boleh loh merawat bagian-bagian sensitif kita seperti payudara walaupun tidak nampak secara jelas oleh orang banyak (paling hanya pasangan resmi kalian, maybe). Apalagi buat yang masih single, gaperlu nunggu udah nikah dulu lalu punya anak baru deh kepikiran mau ngembaliin bentuk payudara yang udah berubah.

Thanks for read my blog!
See you at my next post

  • Share:

You Might Also Like

0 comments