REVIEW L’OREAL PARIS REVITALIFT PRO YOUTH FACE MASK

By Elisabeth Gultom - 1:27:00 AM

Aku bukan tipe orang penyuka sheet mask sejujurnya.
Ya karna sheet mask ini pun semakin hits, akhirnya aku pun tergoda untuk cobain.

Jika dilihat dari segi hitung-hitungan sangat terlihat jelas sheet mask ini sangat boros. Sama hal nya dengan foundation dan cushion. Tapiii.. ada tapinya ya. Semua balik lagi, kalo memang itu works di kulit kita ya gapapa. That's worth. Dan kalau disupport dari segi kantong, tambah tidak masalah.

 Nah kali ini aku mau cobain masker wajah yang bagus (on my version, for sure)! Ya maklum jaman lockdown gini, banyak pengen coba-coba. Eh, gak asal cobain juga. Tetep be carefull, karna ini skincare. Apalagi ini terbilang hal yang baru buat rangkaian skincare aku.

Sheet Masker L'oreal Paris  telah mencuri perhatianku kali ini. Hal ini pasti sudah disesuaikan dengan kondisi wajah aku tentunya. Bagi wajah yang cenderung acne prone dan sudah melewati half quarter crisis juga aware dengan aging aku rasa akan tertarik mencobanya.

L'oreal Paris  ini datang dengan menyuguhkan 3 pilihan yaitu Lifting, Plumping, dan Brightening. Aku akan coba ketiga sheet mask ini dalam kurun waktu seminggu, karna nampaknya tidak memungkinkan aku mencobanya setiap hari, atau bahkan dalam hari yang sama.

KEMASAN

 Layaknya sheet mask pada umumnya, L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask ini dikemas dalam sebuah foil aluminium. Dari segi ukuran standar, tidak terlalu besar ataupun sebaliknya. Identity warna merah di kemasannya, memperjelas bahwa memang series ini lebih concern sebagai masker anti aging.

Dibagian belakangnya pun semua info tertulis lengkap, walaupun ada campuran bahasa. Namun gaperlu khawatir, ada bahasa Indonesia nya juga kok. Jadi bisa lebih dipahami manfaat dan khasiatnya. Terlebih penting ingredientsnya. Ya walaupun part ini agak kecil dan sedikit sakit mata bacanya. Kandungannya cukup banyak ternyata. Tapi lagi dan lagi, INI SANGAT PENTING DIBACA SEBELUM BELI/PAKAI.

TEKSTUR

 Ketiga sheet mask ini memiliki model double layer. Jadi dia punya dua sisi. Yaitu yang warna putih dan warna biru. Nanti setelah ditempel ke wajah, layer birunya ditarik dan dilepas. Jadi yang didiamkan hanya yg lapisan bewarna putih.

Sheet Mask ini juga meng-claim bahwa satu kemasan sheet mask memiliki kekuatan setara satu botol serum. Fungsi utama dari masker ini nampaknya cukup relatable dengan kondisi kulit aku saat ini. Maksudnya relatable disini, sheet mask ini kan concern kepada penuaan. Aku pribadi, di umur sekarang yang sudah melewati seperempat abad, belum begitu menunjukan tanda-tanda penuaan dini di kulit wajahku sih. Cuman seperti yang sering aku dengar, lebih baik mencegah daripada mengobati kan? Jadi, tidak ada salahnya dong kalau aku coba pake ini. 

Essence di dalam kemasannya menurut aku cukup banyak di bagian sheet masknya tapi tidak too much. Ini bukan yg tipe ada air bisa disimpen lagi untuk berhari-hari gtu. Cuman memang watery banget si sheet masknya. Jadi saat di apply kewajah, bisa juga sembari dibaur ke bagian leher dan tangan.

Menurut aku ini bagus sih, jadi gak ngerasa berdosa ngebuang kemasannya saat sudah selesai dipakai. Soalnya kalau mesti disimpen lagi karna masih banyak air dikemasannya, ngerasa bersalah iya tapi belum tau aman atau engga. Apalagi untuk dipakai di wajah selama berhari hari. Dimana-mana sheet mask kan memang untuk single use saja.

Untuk wangi, ya sheet mask ini mengandung fragrance ya. Tapi kayaknya tidak terlalu banyak persentasenya karna ada di bagian akhir-akhir dari ingredients. Jadi mungkin ini hanya sebagai pelengkap untuk kasih kesan sejuk saat dipakai melalui aromanya.

IMPRESSION

Seperti yang sudah aku bilang diawal, aku sudah mencoba ketiga sheet mask tersebut selama 6 hari. Jadi aku selang seling pemakaiannya. Tidak setiap hari. Takut iritasi atau tidak cocok jika dipadu padankan dengan Tretinoin. 

Tolong abaikan jerawat membandel akibat purging. Jadi aku bener-bener tidak expect banyak untuk jerawat. Namun kondisi kulit aku sebelum pakai si sheet mask ini sangat kering efek obat tretinoin. Bahkan sampai mengelupas, apalagi kalau pakai makeup. Duh kadang mesti diakalin banget biar manusiawi hasilnya. Kalau bare face, untuk ngomong atau teriak kadang suka sakit sangking over dry nya kulit.

Nah harapannya sih setelah pakai sheet mask ini, bisa cukup meng-hydrate kulit aku. Khususnya yang plumping, i think it relatable enough for me. So ya, hopefully it can work on my skin.

Aku pakai ini sebelum tidur setelah pakai toner. Lalu aku diamkan sheet mask nya selama 15 menit (seharusnya) tapi in reality, karna aku suka kebablasan pernah sampai 30menit lebih. Heheh. 
Jadi mari kita mulai review dan impression satu persatu.

BRIGHTENING SERIES


Saat dipakai aku lupa memasukannya ke dalam kulkas. Surprisingly, sheet mask ini sudah cukup menyegarkan dan terasa dingin. Gak kebayang kalo sempet dimasukin ke kulkas. 

Klaimnya si Brightening ini dengan Skin Active Brightening Essence dapat membantu mencerahkan kulit dan menjadikan wajah bening. Hemm, di aku sedikit bekerja jika dilihat di bagian bekas jerawat aku bagian dahi. Sedangkan untuk  Volcanic Spring Waternya juga membantu di kulit aku jadi sedikit halus. Efek mengelupas di kulit yang terlalu kering, cukup membantu.

Tidak ada efek yang aneh, iritasi atau perih. Setelah keesokan harinya pun menurut aku cukup mengejutkan. Kulit aku terasa lembab, dan jauh dari kata kering. So, bisa dikatakan masker untuk kulit kering cukup recomended! I love it. 

LIFTING SERIES


Untuk yang lifting ini aku pakai kondisi setengah dingin. Habis dari kulkas aku diamkan dulu diluar. Baru aku pakai seperti biasa. Untuk si lifting ini saat pertama kali aku pakai, entah kenapa ada sedikit kesan perih. Padahal kulit aku sedang tidak ada luka atau jerawat yang sedang pecah. Namun its not a big problem. Cuman di menit pertama. Setelah itu udah biasa lagi.

Si lifting ini nampaknya lebih concern kepada mengencangkan kulit ya. Bersyukurknya saat ini kulit aku sih masih fine dan belum merasa sudah ada yang agak kendur ataupun sejenisnya. Jadi paling hydrate nya saja yang aku harapkan dari sheet mask ini. Jadi cukup aku diamkan selama 20 menit baru aku tinggal tidur.

Keesokan harinya, berbeda dengan series yang sebelumnya. Ternyata wajahku agak kering. Tidak sekering sebelum pakai sheet mask ini sih. Hanya tidak se hydrate si brigthening series itu. Ya mungkin karna ada efek mengencangkannya, dan kulitku pun belum terlalu butuh jadi berdampak ke skin condition aku. So, jika mencari masker anti aging, series Lifting ini cukup rekomended!

PLUMPING SERIES

 Sengaja aku tempatkan ini dibagian terakhir karna aku rasa ini yang paling cocok utk kulit aku saat ini. Walaupun ternyata di series sebelumnya pun ada yg cocok. Sebelum pakai si Plumping Series ini aku sudah masukan ke dalam kulkas terlebih dulu. Saat dipakai bener-bener dingin, enak dan cooling sensationnya dapet banget.

Awalnya sih ada rasa sakit, tapi sebentar banget. Setelah itu malah enak dan suka banget dipakenya. Rasanya gamau dilepas sheet mask ini. Setelah dilepas pun sheet mask ini lumayan basah ya, padahal udah aku bantu kipas2 supaya cepet meresap ke kulit.

Keesokan harinya aku juga suka efek yang dihasilkan dari sheet mask pumpling ini. Sesuai ekspektasi, ini masker yang paling aku suka. Relate dengan kebutuhan kulit aku yang sedang kering. 

CONCLUSION

Ketiga sheet mask yang merupakan part of Loreal Skincare ini memang diperuntukan bagi yang sudah hampir 30an atau mungkin sudah lewat ya. Khususnya sheet mask yang Lifting Series cukup menunjukan reaksinya walaupun kulit aku belum terlalu butuh. Untuk part brightening aku suka efek hidrasinya. Menolong kulit aku yang lagi kering saat itu. The best nya tetep si Plumping series jadi favorit aku. Sheet mask nya sangat bekerja di kulit aku.

Buat kalian yang mau mencoba Mask ini kalian bisa dapetin dengan harga 38rb di link produk ini https://www.loreal-paris.co.id/products/skin-care/mask/revitalift-pro-youth-face-mask-lifting-essence/ atau bisa mampir ke e-commerce mereka Lazada , Shopee atau Tokopedia


Thanks for read my blog!
See you at my next post




  • Share:

You Might Also Like

1 comments